Artikel · Mengenal China · Diperbarui

Dinasti Song (宋朝, 960–1279): uang kertas, Quanzhou, dan utusan Sriwijaya

Dinasti Song (宋朝, 960–1279): huruf cetak lepas Bi Sheng, uang kertas jiaozi, pelabuhan Quanzhou warisan UNESCO, kapal Nanhai Satu, dan utusan Sriwijaya ke China.

Pagoda Zhenguo di Kuil Kaiyuan, Quanzhou, Provinsi Fujian
Pagoda Zhenguo di Kuil Kaiyuan, Quanzhou, Provinsi Fujian Foto: Vmenkov · CC BY-SA 3.0 · Wikimedia Commons

Tips: klik kata Mandarin di artikel ini untuk lihat pinyin dan artinya.

Dinasti Song (宋朝, Sòng cháo) memerintah China dari tahun 960 sampai 1279. Pada masa inilah pemerintah China pertama kali mengurus uang kertas, Bi Sheng membuat huruf cetak lepas, dan pelabuhan Quanzhou jadi salah satu pelabuhan tersibuk di dunia, tempat utusan Sriwijaya berkali-kali datang.

Ini artikel kelima seri sejarah singkat China di HSK321. Saya, Laoshi Joanna, sering bilang ke murid: kalau Dinasti Tang terkenal karena puisinya, Dinasti Song terkenal karena dagang dan teknologinya.

Baca dalam Mandarin ± HSK 3

Klik kata untuk lihat arti, klik ▶ untuk dengar kalimatnya.

  1. 宋朝从960年到1279年。

    Sòng cháo cóng jiǔ liù líng nián dào yāo èr qī jiǔ nián.

    Dinasti Song berlangsung dari tahun 960 sampai 1279.

  2. 宋朝的时候,做生意的人很多。

    Sòng cháo de shíhou, zuò shēngyi de rén hěn duō.

    Pada masa Dinasti Song, banyak orang berdagang.

  3. 毕昇想出了一个新的印书方法。

    Bì Shēng xiǎng chū le yí gè xīn de yìn shū fāngfǎ.

    Bi Sheng menemukan cara baru untuk mencetak buku.

  4. 那时候,人们开始用纸做的钱。

    Nà shíhou, rénmen kāishǐ yòng zhǐ zuò de qián.

    Pada waktu itu, orang mulai memakai uang dari kertas.

  5. 泉州是一个很忙的港口。

    Quánzhōu shì yí gè hěn máng de gǎngkǒu.

    Quanzhou adalah pelabuhan yang sangat sibuk.

  6. 从苏门答腊来的人也去过中国。

    Cóng Sūméndálà lái de rén yě qù guo Zhōngguó.

    Orang dari Sumatra juga pernah pergi ke China.

Kenapa ada Song Utara dan Song Selatan?

Dinasti Song dibagi dua. Song Utara (北宋, Běi Sòng) beribu kota di Kaifeng, sekarang di Provinsi Henan. Pada 1127, pasukan Jin dari utara merebut Kaifeng. Keluarga kaisar lari ke selatan dan mendirikan Song Selatan (南宋, Nán Sòng), yang akhirnya beribu kota di Hangzhou. Song Selatan bertahan sampai 1279, ketika dikalahkan Dinasti Yuan dari Mongol.

Karena kehilangan wilayah utara, Song Selatan makin bergantung pada laut. Ini penting untuk cerita kita, karena laut itulah yang menghubungkan Song dengan Nusantara.

Apa saja penemuan dari masa Dinasti Song?

Ada dua yang paling sering masuk buku pelajaran.

Pertama, huruf cetak lepas. Menurut China Daily, Bi Sheng (毕昇, Bì Shēng, 970–1051) mengembangkan sistem huruf cetak lepas dari tanah liat pada masa Song Utara, sekitar tahun 1041–1048. Caranya: setiap karakter dibuat jadi satu cetakan kecil, disusun sesuai naskah, diberi tinta, lalu dicetak. Sesudah itu cetakannya bisa dipakai lagi. China Daily menambahkan, baru empat abad kemudian Johannes Gutenberg di Jerman membuat huruf cetak logam.

Kedua, uang kertas. Menurut China Daily, pedagang di Chengdu awalnya membuat 交子 (jiāozi), semacam surat bukti titipan uang logam. Kertas ini makin populer sampai dipakai sebagai uang. Pada tahun 1023, pemerintah Song mengambil alih pembuatan jiaozi. Jiaozi dianggap uang kertas pertama di dunia.

Kalau Anda sekarang membayar pakai lembaran Rp 100.000, ingatlah bahwa idenya pertama kali diurus pemerintah di Chengdu lebih dari 1.000 tahun lalu.

Kenapa Quanzhou disebut pelabuhan dunia?

Quanzhou (泉州, Quánzhōu) ada di Provinsi Fujian, kampung leluhur banyak keluarga Tionghoa Indonesia. Menurut China Daily, Quanzhou adalah pusat perdagangan laut dunia pada masa Dinasti Song dan Yuan. UNESCO memasukkannya ke Daftar Warisan Dunia pada 25 Juli 2021 dengan nama "Quanzhou: Pusat Perdagangan Dunia pada Masa Song dan Yuan".

Menurut UNESCO, situs ini mencakup 22 tempat. Salah satunya Masjid Qingjing, salah satu bangunan Islam tertua di China. Ada juga makam-makam Islam, dermaga batu, bekas tempat pembuatan keramik dan besi, jembatan kuno, dan pagoda.

Bukti ramainya dagang laut juga ditemukan di dasar laut. Menurut China Daily, kapal dagang Nanhai Satu (南海一号) dari masa Song Selatan ditemukan di lepas pantai Guangdong pada 1987. Panjangnya hampir 23 meter. Dari kapal ini ditemukan lebih dari 180.000 benda, termasuk lebih dari 170.000 keramik dan lebih dari 130 ton besi. Kapal itu berangkat dari Quanzhou untuk berdagang ke luar negeri.

Apa catatan Dinasti Song tentang Sriwijaya?

Di masa Tang, Sriwijaya dicatat dengan nama Shili Foshi. Di masa Song, namanya ditulis San-fo-tsi (三佛齐, Sānfóqí). Menurut majalah sejarah Historia, kitab Sejarah Dinasti Song mencatat utusan San-fo-tsi datang ke China pada tahun 960, 962, 971, 974, 975, 980, 983, 985, dan 988. Jadi hampir setiap beberapa tahun ada rombongan dari Sumatra.

Historia juga mengutip catatan 诸蕃志 (Zhū Fān Zhì), buku tentang negeri-negeri asing yang disusun Zhao Rugua, kepala bea cukai di Quanzhou. Isinya, antara lain: dengan angin baik, perjalanan dari Guangdong ke San-fo-tsi bisa ditempuh 20 hari. Penduduknya memakai huruf Sanskerta, tapi juga mengenal huruf China dan memakainya saat mengirim surat ke istana Song.

Bayangkan, lebih dari seribu tahun lalu pejabat di Sumatra sudah menulis hanzi untuk urusan diplomatik.

Kosakata Mandarin: yang perlu Anda hafal

Mandarin Pinyin Arti
宋朝 Sòng cháo Dinasti Song
印刷 yìnshuā mencetak
纸币 zhǐbì uang kertas
港口 gǎngkǒu pelabuhan
泉州 Quánzhōu Quanzhou
商人 shāngrén pedagang
瓷器 cíqì keramik, porselen
三佛齐 Sānfóqí San-fo-tsi, Sriwijaya

Seri ini berlanjut dengan Dinasti Yuan dari Mongol, lalu Dinasti Ming dan pelayaran Laksamana Cheng Ho ke Jawa dan Sumatra. Sekarang coba baca versi Mandarin singkat di bawah. Kalimatnya setingkat HSK 3.

Sudah sampai HSK berapa? Tes level Mandarin gratis, sekitar 20 menit, hasilnya langsung keluar. Coba sekarang

Sumber

  1. Movable-type printing of China · China Daily · 31 Juli 2018
  2. A city of learning and creativity · China Daily · 31 Juli 2023
  3. China to issue commemorative coins for world heritage site Quanzhou · China Daily (Xinhua) · 20 Juli 2022
  4. Heritage So Young: Youth telling stories of Quanzhou · UNESCO · 11 Juni 2023
  5. Ancient Chinese shipwreck yields over 180,000 cultural relics · China Daily · 6 Agustus 2019
  6. Shili Foshi yang Berubah Jadi San-fo-tsi · Historia.id · 19 September 2019
  7. Song dynasty · Wikipedia · diakses 2 Oktober 2026

Artikel ini dibuat sesuai kebijakan redaksi HSK321: sumber resmi lebih dulu, diperiksa tim sebelum terbit. Ada yang salah? Laporkan.

Komentar

Komentar