Tiga bunyi Mandarin yang paling sering salah dilafalkan orang Indonesia
Penelitian pada pelajar Indonesia menemukan kesalahan di p t k, zh ch sh r, j q x, dan ü. Ini penjelasan sederhana dan cara berlatih tiap bunyi di rumah.
Tips: klik kata Mandarin di artikel ini untuk lihat pinyin dan artinya.
Orang Indonesia paling sering salah di tiga kelompok bunyi: p, t, k yang berembus, zh, ch, sh, r yang melengkung, dan j, q, x ditambah vokal ü. Nada juga jadi sumber kesalahan terbesar, tapi nada sudah kita bahas di artikel lain. Di sini fokusnya pada huruf awal dan vokal.
Ini bukan tanda kamu tidak berbakat. Bunyi-bunyi ini memang tidak ada di bahasa Indonesia, jadi telinga dan lidahmu belum terbiasa.
Baca dalam Mandarin ± HSK 3
Klik kata untuk lihat arti, klik ▶ untuk dengar kalimatnya.
我是学生。
Wǒ shì xuésheng.
Saya adalah pelajar.
今天是星期四。
Jīntiān shì xīngqīsì.
Hari ini hari Kamis.
我去吃早饭。
Wǒ qù chī zǎofàn.
Saya pergi sarapan.
她女儿喜欢学习汉语。
Tā nǚ'ér xǐhuan xuéxí Hànyǔ.
Putrinya suka belajar bahasa Mandarin.
我想去七号路。
Wǒ xiǎng qù qī hào lù.
Saya ingin pergi ke Jalan Nomor Tujuh.
请你再说一遍。
Qǐng nǐ zài shuō yí biàn.
Tolong katakan sekali lagi.
你的发音越来越好。
Nǐ de fāyīn yuè lái yuè hǎo.
Lafalmu makin lama makin bagus.
Dari mana kita tahu kesalahan ini umum?
Liu Dan Dan dan rekannya di Universitas Udayana menganalisis rekaman pelajar Indonesia pada tes lisan HSKK tingkat dasar. Hasilnya dimuat di jurnal TIJOLAC pada Maret 2021. Mereka menemukan kesalahan pada vokal akhir (final), huruf awal (initial), dan nada.
Untuk huruf awal, kesalahan terjadi pada p, t, k yang berembus, pada zh, ch, sh, r yang melengkung, dan pada j, q, x. Untuk vokal akhir, kesalahan terjadi pada ü dan pada bunyi -i di zhi, chi, shi, ri dan zi, ci, si. Peneliti menyebut nada sebagai penyebab kesalahan terbanyak.
Penelitian ini hanya satu kelompok pelajar, jadi anggap hasilnya sebagai petunjuk umum, bukan hukum.
Kenapa p, t, k terdengar salah?
Di bahasa Indonesia, p, t, k diucapkan tanpa embusan napas. Di Mandarin, p, t, k disertai embusan, sedangkan b, d, g tidak. Pasangan ini yang membedakan arti, misalnya bā (八, delapan) dan pā (怕, takut).
Latihan sederhana: taruh selembar tisu di depan mulut. Ucapkan pā. Tisunya harus bergerak. Ucapkan bā. Tisunya hampir diam.
Bagaimana melafalkan zh, ch, sh, r?
Bunyi ini diucapkan dengan ujung lidah agak naik ke langit-langit, jadi disebut bunyi lidah melengkung. Kesalahan yang umum adalah menggantinya dengan z, c, s. Hasilnya, shì (是, adalah) terdengar seperti sì (四, empat).
Latih dengan pasangan kata: sì dan shì, cí dan chí, zì dan zhì. Rekam suaramu, lalu bandingkan dengan rekaman guru. Telinga sering menangkap perbedaan lebih dulu daripada lidah.
Kenapa j, q, x dan ü membingungkan?
Paper yang sama menjelaskan satu jebakan yang sering terjadi. Vokal ü ditulis dengan dua titik setelah n dan l, misalnya nǚ dan lǜ. Tapi setelah j, q, x, dua titik itu dihilangkan dalam tulisan. Jadi ju, qu, xu sebenarnya dibaca jü, qü, xü, bukan seperti ju dalam bahasa Indonesia.
Cara melatihnya: ucapkan i (seperti i dalam kata ini), lalu bulatkan bibir tanpa menggerakkan lidah. Itulah ü. Setelah itu coba ucapkan ju, qu, xu dengan bunyi yang sama.
Ingat juga bahwa j, q, x hanya bisa diikuti i atau ü. Kalau kamu melihat ju, qu, xu di pinyin, jangan baca u biasa.
Berapa lama latihannya?
Saya tidak mau menjanjikan angka. Saran saya sebagai pengajar: latih satu kelompok bunyi per minggu, sepuluh menit sehari, dengan rekaman. Setelah satu bulan, ulangi rekaman awal dan dengarkan perbedaannya.
Kalau ada guru yang bisa mengoreksi, itu jalan tercepat karena kesalahan lidah sulit kamu dengar sendiri.
Latihan: baca kalimat ini dengan pelan
Kalimat berikut sengaja memuat bunyi yang sulit di atas. Dengarkan dulu, lalu ulangi satu per satu.
Sudah sampai HSK berapa? Tes level Mandarin gratis, sekitar 20 menit, hasilnya langsung keluar. Coba sekarang
Sumber
- Pronunciation Errors of Indonesian Mandarin Learners · The International Journal of Language and Cultural (TIJOLAC), Vol. 3 No. 1 · 2021-03-30
- Pinyin · Wikipedia · 2026-10-02
Artikel ini dibuat sesuai kebijakan redaksi HSK321: sumber resmi lebih dulu, diperiksa tim sebelum terbit. Ada yang salah? Laporkan.
Komentar